“AYAH”
Luluh, leleh nyawaku
Bersama Lumpur biru
Yang memendam dirimu..
Aku menyesal,
Mengapa hanya Tuhan yang tahu,
Tentang engkau juga aku…
Kaulah satu,
Satu dari semua
Yang walau tak pernah
Mereka atau aku tahu,
Betapa hebat dirimu…
Ika. N/ SRN’ 07
“PEREMPUAN – PEREMPUAN TERNODA”
Dan..
Dia tercipta
Dengan lekukan – lekukan indah,
Dan tonjolan – tonjolan
Yang merekah, mempesona dan menggoda
Lalu paras yang serupa mawar merah
Suci itu, melati diragamu
Dan kehormatan adalah nyawamu
Dan birahi – birahi
Iblis – iblis hitam,
Yang meraung,
Mencuri madumu
Yang menyisihkan
Sorak – sorak kepedihan
Dengan senyum kehancuran
Perempuan – perempuan
Ternoda…
Yang tertawa
Dalam kehancurannya,
Yang tersenyum
Menunggu matinya
Dari garangnya
Binatang – binatang
Seperti,
Pria…
Ika. N/ SRN’ 07
“SCARVIN”
Aku yang lelap
Dalam gulitanya
Malam kelam yang terjaga
Tanpa ada nama dan nafas
Yang tak sekali ku kenal
Dan sempatnya mengalir
Dalam urat- urat nadiku
Sosok yang ku lihat
Pria gagah dan selayaknya
Ia tampan dan hatinya ada padaku
Yang menyayangi dan menggenggam tanganku
Scarvin…
Mimpiku,
Dalam cincin yang tak sempatnya ku kena
Ika. N/ SRN’ 07
“RAHASIA HATI”
Bila angkasa berani menertawaiku,
Biasanya ku tikam
Penuh seluruh birunya
Karena aku tak ingin
Menyebar sedih untuknya
Aku yang yang menghamba padanya
Menginginkan bahagia
Atas derita demam fana.
Melihat lagi aku birunya,
Akan memantul di laut biru,
Di laut itu,
Aku hidup….
Ika. N

Tidak ada komentar:
Posting Komentar