Sabtu, 09 Agustus 2008

PUISIKU....

“AYAH”

Luluh, leleh nyawaku

Bersama Lumpur biru

Yang memendam dirimu..

Aku menyesal,

Mengapa hanya Tuhan yang tahu,

Tentang engkau juga aku…

Kaulah satu,

Satu dari semua

Yang walau tak pernah

Mereka atau aku tahu,

Betapa hebat dirimu…

Ika. N/ SRN’ 07

“PEREMPUAN – PEREMPUAN TERNODA”

Dan..

Dia tercipta

Dengan lekukan – lekukan indah,

Dan tonjolan – tonjolan

Yang merekah, mempesona dan menggoda

Lalu paras yang serupa mawar merah

Suci itu, melati diragamu

Dan kehormatan adalah nyawamu

Dan birahi – birahi

Iblis – iblis hitam,

Yang meraung,

Mencuri madumu

Yang menyisihkan

Sorak – sorak kepedihan

Dengan senyum kehancuran

Perempuan – perempuan

Ternoda…

Yang tertawa

Dalam kehancurannya,

Yang tersenyum

Menunggu matinya

Dari garangnya

Binatang – binatang

Seperti,

Pria…

Ika. N/ SRN’ 07

“SCARVIN”

Aku yang lelap

Dalam gulitanya

Malam kelam yang terjaga

Tanpa ada nama dan nafas

Yang tak sekali ku kenal

Dan sempatnya mengalir

Dalam urat- urat nadiku

Sosok yang ku lihat

Pria gagah dan selayaknya

Ia tampan dan hatinya ada padaku

Yang menyayangi dan menggenggam tanganku

Scarvin…

Mimpiku,

Dalam cincin yang tak sempatnya ku kena

Ika. N/ SRN’ 07

“RAHASIA HATI”

Bila angkasa berani menertawaiku,

Biasanya ku tikam

Penuh seluruh birunya

Karena aku tak ingin

Menyebar sedih untuknya

Aku yang yang menghamba padanya

Menginginkan bahagia

Atas derita demam fana.

Melihat lagi aku birunya,

Akan memantul di laut biru,

Di laut itu,

Aku hidup….

Ika. N

Tidak ada komentar: