Sabtu, 09 Agustus 2008

Hatiku...

YADEIN…

Atas nama cinta..

Cinta memang ada,

Dan aku mencintainya

Tapi apakah sebenarnya cinta itu??

Untukku kah?

Atau tak akan pernah ada???

Aku mengerti keadilan

Keikhlasan..

Namun kembali lagi ku bertanya,

Apakah sebenarnya keadilan, keikhlasan itu??

Ketika kau meraba

Apa yang kau rasa?

Apa??

Alpha…

Rasa

Asa

Nafsu

Cinta,

Cinta lagi..

Atas nama cinta..

Cinta..

Percayalah…

Cinta…

Cinta…

Aku sudah mulai merasakan rapuh, cintaku padamu. Aku harus menjelaskan apa lagi??? Cinta? Sayang? Cinta yang mana? Sayang yang mana?? Apa yang harus aku jelaskan pada R, M, F, D, A, I, dan semua?? Cinta? Sayang? Bahkan aku tak mampu meraba lagi semua itu. Aku tak sanggup lagi melukis, menggambar, bahkan mengukirkan namamu pada mereka…

Hhhh…cinta itu apa?? Apakah itu yang kau sebut cinta?? Cinta yang rela mengkhianati?? Membohongi? Yang hidup dalam kemunafikan?? Kalau begitu, cintaku ini bukan cinta…

Karena Cintaku dulu tak mengenal sakit, walau selalu kau sayatkan belati.. demi cinta, atas nama cinta, aku terus berlari menjual harga diriku untukmu.. untuk membeli permata hatimu. Cintaku dulu rela mengalah, memutihkan hitammu yang suci..

Yadein…

Kenangan itu menjadi kenangan indah. Sebuah kebahagiaan yang pernah aku dapatkan.. bukan lagi sebuah kenangan pahit yang harus aku ratapi dan aku hancurkan…

Kenangan indah,

Kenangan indah…

Yadein

Indah…

Ditepi pantai… senyuman pertama itu untukku. Hingga tak dapat aku merasakan, aku melayang..

Kecupan di kening itu, untukmu…

Untukmu…

Dekapanmu…??

Seharusnya itu tulus, harusnya…

Di tepi pantai,

Tanpa memperdulikan lalu lalang orang

Ku kecup kening itu

Pelukan mesra kita berdua…

Tanpa memperdulikan malam,

Orang-orang,

Dan desir pantai

Sungguh cinta

Yang membuat ketika itu

Kita larut

Sungguh tak tahu malu.

Pelukan pertama,

Dekapan pertama,

Senyuman pertama,

Genggaman pertama,

Bahkan gandengan tangan pertama.

Masih ingatkan? Ketika itu….??

Semua mata tertuju pada kita

Di sebuah college

Tempatku mengadu nasib dan berjuang

Tak ada waktu lagi untuk tak bersama

Kita akan selalu berdua, tanpa mendua

Tertawa, bahagia bersama…

Setiap saat kau mengawasiku, menjajikan aku bahagia…

Kau cemburu, mencemburui setiap tawaku..

Bersama

Bersama…

Hanya itu yang paling aku ingat darimu..

Terima kasih…

Dan ingatlah, ketika pagi buta itu, kau mengejarku atas nama cinta. Tak ingin aku bersedih, tak ingin aku sakit, tak ingin aku menangis

Tak akan kau biarkan dulu aku bersedih, apalagi menangis sendu.. semua itu untuk aku. Untukku…

Yadein…

Ingatkah kau ketika tidur dipelukku??

Ingatkah kau kita menatap langit,

Memandang bulan yang bulat

Mendengarkan lagu cinta..

This is for you:

Menatap indahnya senyuman, di wajahmu, membuatku terdiam dan terpaku.. mengerti akan hadirnya cinta terindah, saat kau peluk mesra tubuhku… banyak kata, yang tak mampu ku ungkapkan, kepada dirimu….

Aku ingin engkau selalu… hadir dan temani aku… di setiap langkah yang meyakiniku, kau tercipta untukku…

Meski waktu akan mampu memanggil seluruh ragaku, ku ingin kau tahu, ku selalu milikmu yang mencintaimu…. Sepanjang hidupku…

YADEIN…

Tidak ada komentar: